SAMBAS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sambas terus memperkuat fondasi integritas dan profesionalisme aparatur melalui rutinitas apel pagi yang digelar setiap hari kerja. Langkah ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan instrumen strategis untuk memastikan kesiapan operasional dan penyelarasan visi pelayanan publik di lingkungan perhubungan.
Pantauan di lapangan, pelaksanaan apel pagi yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, fungsional, hingga staf administrasi dan lapangan. Menariknya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas terjun langsung memimpin jalannya apel secara konsisten. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, dalam arahannya, menekankan bahwa kedisiplinan adalah urat nadi pelayanan publik. Menurutnya, ketepatan waktu memulai aktivitas mencerminkan kesiapan mental aparatur dalam melayani masyarakat.
“Apel pagi adalah momentum bagi kita untuk melakukan konsolidasi internal. Di sini kita menyatukan derap langkah, mengevaluasi target harian, dan memastikan bahwa setiap personel memahami tanggung jawabnya sebelum terjun ke lapangan atau duduk di meja pelayanan,” tegas Kadishub di hadapan peserta apel.Selain aspek disiplin, apel pagi ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi capaian kinerja. Dalam setiap arahannya, Kadishub kerap memberikan catatan kritis terhadap efektivitas program kerja yang sedang berjalan, mulai dari pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU), pengaturan lalu lintas, hingga pengelolaan parkir dan dermaga.
“Kita berada di sektor pelayanan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan publik. Oleh karena itu, kompetensi harus dibarengi dengan komitmen tinggi. Saya ingin memastikan tidak ada ego sektoral di antara bidang-bidang yang ada,” lanjutnya.Konsistensi pelaksanaan apel pagi ini mulai menunjukkan dampak positif terhadap ritme kerja organisasi. Budaya responsif tampak meningkat, terutama dalam menanggapi aduan masyarakat terkait infrastruktur transportasi. Melalui koordinasi yang matang sejak awal hari, distribusi tugas menjadi lebih terukur dan transparan. Langkah Dinas Perhubungan ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berwibawa sesuai dengan visi pembangunan daerah.




