You are currently viewing Sinergi Pembangunan Perbatasan, Pimpinan DPRD dan Dishub Sambas Sambangi ASDP Pontianak

Sinergi Pembangunan Perbatasan, Pimpinan DPRD dan Dishub Sambas Sambangi ASDP Pontianak

Upaya memperkuat konektivitas wilayah perbatasan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Sambas. Belum lama ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sambas mendampingi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas melakukan kunjungan kerja, konsultasi, serta koordinasi ke Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pontianak. Kunjungan strategis ini difokuskan untuk membahas peran dan dukungan nyata dalam meningkatkan konektivitas transportasi serta kelancaran distribusi logistik di Kabupaten Sambas. Terutama, pasca-reaktivasi pengoperasian Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh yang terhubung langsung dengan Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano, Malaysia, sebagai jalur perlintasan resmi warga perbatasan kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, pihak jajaran Pemkab Sambas menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin erat dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pontianak selama ini. Kolaborasi yang baik terbukti mampu menjaga kelancaran pelayanan angkutan penyeberangan bagi masyarakat di Kecamatan Paloh. Apresiasi khusus juga diberikan atas dukungan ASDP yang sebelumnya telah mengakomodasi penyesuaian atau pengunduran jadwal docking (perawatan) KMP Binaul. Kebijakan tersebut dinilai sangat membantu menyukseskan rangkaian kegiatan reaktivasi PLB Temajuk yang menjadi kebanggaan masyarakat perbatasan.

Sehubungan dengan agenda rutin docking KMP Binaul ke depannya, delegasi Pemkab Sambas dan DPRD menyampaikan sejumlah poin krusial untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu. Koordinasi ini mencakup, Estimasi waktu  Meminta kejelasan mengenai perkiraan waktu berakhirnya proses docking KMP Binaul agar masyarakat mendapat kepastian jadwal operasional. Menggali kemungkinan penyediaan kapal pengganti selama masa pemeliharaan berlangsung, sehingga kesinambungan mobilitas warga tetap terjaga dengan baik, membahas mekanisme pengusulan penambahan trip pada lintasan Sumpit – Ceremai. Mengingat frekuensi sebelumnya yang berada di angka 30 trip dinilai perlu dievaluasi untuk ditingkatkan. Langkah pengusulan penambahan trip ini dipandang sangat mendesak. Hadirnya PLB Temajuk praktis akan meningkatkan mobilitas orang dan barang, sehingga sektor transportasi penyeberangan memegang peranan kian strategis dalam menunjang perekonomian regional dan pemerataan distribusi logistik antardaerah di Kabupaten Sambas.

Leave a Reply